PENGERTIAN ROMANTIK DALAM SENI MUSIK

  Pengertian Romantik Dalam Seni Musik



           Istilah Romantik dalam seni musik dipakai untuk menklasifikasi musik yang muncul pada

abab XIX yang memiliki karakter atau gaya yang berbeda dengan era sebelumnya, yaitu

Klasik. Runtuhnya kekuasaan monarki menyebabkan para komponis tidak lagi bekerja pada

istana dan lebih bebas untuk menentukan karya apa yang akan dikomposisi. Selain itu,

komponis lebis indipenden secara sosial dan ekonomi, serta tidak bergantung lagi kepada

istana dan gereja. Hal ini jelas sangat berbeda dengan Bach yang membuat karya untuk

mengiringi jamuan makan kenegaraan atas pesanan raja atau pun Mozart yang harus

meminta persetujuan raja untuk mementaskan operanya. Sementara Beethoven dengan

bebasnya memasukkan paduan suara ke dalam simfoninya dimana hal tersebut tidak pernah

dilakukan oleh komponis-komponis pada era sebelum Beethoven.


          Kebebasan berkreasi ini pula menyebabkan munculnya bentuk karakter musik yang

berbeda. Karakter tersebut antara lain 

1. Memadukan musik dengan seni lainnya, seperti Pictures at an Exhibition karya

Modest Mussorgsky dimana dalam komposisi ini berusaha ‘memusikkan’ sebelas

lukisan Victor Hartmann. Hal ini juga disebabkan semakin favoritnya musik

program di era Romantik.

2. Durasi komposisi yang relatif lebih kontras dalam durasi, antara lain simfoni dan

konserto yang memiliki durasi yang panjang sangatlah kontras dengan karya-karya

solo atau pieces.

3. Komposisi dibuat untuk dua tempat pertunjukan, yaitu untuk concert hall yang

besar dan untuk chamber music dengan jumlah penonton yang lebih sedikit.

4. Karya untuk pementasan solo dengan iringan piano, solo piano, opera, dan

konserto menjadi favorit.

5. Virtuositas menjadi elemen dalam pementasan musik karena sang komponis juga

merupakan musisi yang virtuos.

6. Para komponis banyak mengambil unsur-unsur dari musik daerahnya dalam

komposisi mereka seperti polonaise, mazurka, hungarian dance, dan sebagainya.

7. Etude yang semula adalah karya untuk di ruang latihan para musisi namun juga

merupakan karya yang dibuat untuk dipentaskan antara lain Concert Etude karya

Liszt, begitu juga etude-etude Chopin.


          Perkembangan musik yang demikian pesatnya sehingga lahir sebuah cabang ilmu

baru dalam bidang musik yaitu musikologi. Para musisi mulai banyak melakukan penelitian

terutama tentang sejarah musik dan perkembangan notasi kuno sampai pada notasi

moderen sekarang ini. Dari bidang ilmu musikologi itu, terpecah lagi menjadi etnomusikologi

karena adanya perkembangan pengetahuan yang luas dalam bidang musik yang meneliti

musik-musik etnis yang juga ada di luar musik klasik.

Selain karakter umum yang disebut di atas, elemen-elemen musik lainnya yang menjadi

karakter spesifik dalam musik Romantik antara lain :

1. Melodinya lebih personal dan ekspresif, lebih liris, dan lebih bebas dalam struktur

frasenya.

2. Harmoni memegang peranan yang sangat penting dalam musik Romantik.

Komponis era Romantik mengembangkan struktur harmoni dengan lebih luas. Akor

dissonan diperlakukan dengan lebih bebas, sehingga akor tujuh (seventh chord)

dan akor sembilan (ninth chord) lebih banyak digunakan dalam komposisi musik.

Kromatis dan modulasi juga memegang peranan penting dalam komposisikomposisi

musik Romantik.

3. Tekstur musik Romantik pada umumnya adalah homofoni. Sebagai mana era

Klasik, gaya komposisi yang kontrapuntal bukanlah favorit bagi musisi-musisi

Romantrik.

4. Dinamik memegan peranan yang sangat penting karena dinamik merupakan

media bagi komponis untuk mengekspresikan diri lewat musiknya. Ambitus dinamik

yang luas digunakan, mulai dari pianississimo sampai pada fortesissimo.


Komentar